Bangun rumahSungguh bahagia jika sudah bisa mempunyai rumah sendiri dan tidak perlu mengontrak. Memiliki rumah sendiri terasa lebih aman dan tidak menjadi beban pikiran karena harus membayar biaya sewa dalam setiap tahun. Bahkan, bila dibandingkan dengan mengontrak, rasanya biaya yang dikeluarkan jumlahnya lebih banyak dan mahal ketimbang membangun sendiri atau membeli. Jika Anda berminat memiliki rumah antara membangun dan membeli, tidak ada salahnya bila dipertimbangkan untuk membangun saja dari awal. Sebab, dengan membangun Anda bisa menentukan sendiri desain interior dan eksterior rumah, luas dan tinggi ruangan, dan lain-lain. Tentunya lebih menyenangkan, bukan? Dalam membangun rumah, lokasi menjadi salah satu hal utama yang perlu dipertimbangkan secara matang-matang. Berikut tiga alasannya:

Menghindari mahalnya biaya bangun rumah

Jika lokasi bangunan rumah yang Anda dapatkan daerahnya rawan bencana alam seperti gempa atau banjir, kemungkinan besar membutuhkan biaya yang lebih tinggi dalam pembangunan biasa. Contoh untuk lokasi rawan banjir, pondasinya harus berukuran tinggi dan ini membutuhkan batu, semen, serta pasir lebih banyak dibandingkan rumah yang pondasinya sedang. Dengan kata lain, lokasi yang pas seperti aman dari banjir sangat memungkinkan untuk mengurangi mahalnya biaya bangun rumah. Terlebih bila dana yang dipersiapkan jumlahnya pas-pasan, tentu harus benar-benar disesuaikan agar pembanguan dapat berjalan dengan lancar dan tidak terhambat. Ingat jangan sembarang membangun rumah, bila tidak sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar tidak menutup kemungkinan rumah bakal cepat rusak dan harus dilakukan renovasi supaya dapat dimanfaatkan kembali sebagaimana mestinya.

Meminimalisir berbagai bentuk kerugian

Seperti yang terdapat pada uraian di atas bahwa bila lokasi rumah kurang pas yang bukan tidak mungkin kerap dilakukan renovasi, baik itu karena banjir, angin puting beliung, ataupun gempa, tentunya membutuhkan biaya lebih besar dan waktu yang cukup lama sehingga harus mencari tempat mengungsi terlebih dahulu. Namun bila lokasi yang didapat aman dari bencana alam, pastinya bisa meminimalisir berbagai bentuk kerugian yang ada seperti halnya renovasi. Perlu diingat bahwa, jika lokasi rawan bencana alam secara musiman kemungkinan besar renovasi mesti dilakukan setiap tahun. Tentunya bisa membuat tabungan menjadi menipis bila terus-terusan dikuras untuk memperbaiki rumah.

Memberi rasa aman untuk ditempati

Jika lokasi rumah patut ditempati, seperti aman dari bencana, perampokan, dan jauh dari perihal yang dapat merugikan lainnya, pasti dapat memberi rasa aman dan nyaman untuk ditempati. Sementara bila lokasinya kurang baik karena lingkungan rawan bencana, tentu rasa was-was selalu menghampiri. Kendatipun rumah sudah diasuransikan untuk dapat mengalihkan kerugian, tetap saja ini bakal membutuhkan biaya yang besar karena harus membayar premi dalam jumlah yang lebih tinggi. Rasa aman dan nyaman menjadi perihal nomor satu yang patut diperhatikan dalam menempati rumah supaya betah. Walau rumah yang Anda bangun lokasinya strategis cocok untuk dijadikan sebagai tempat berinvestasi ataupun berwirausaha, tapi tetap saja bakal membuat kerugian yang tidak terkira bila ternyata daerahnya rawan bencana. Untuk itu, pertimbangkan lokasi bangunan yang Anda pilih dengan sebaik-baiknya agar rumah yang nantinya ditempati hasilnya bisa sesuai harapan.

Rumah merupakan aset berharga yang bahkan bisa menjadi warisan dalam sebuah keluarga. Tapi bila rumah dibangun pada lokasi yang kurang pas, seperti bencara alam tentu sangat tidak memungkinkan membuat rumah menjadi bertahan dalam waktu lama. Oleh karena itu, pilihlah lokasi yang tepat untuk membangun sebuah rumah supaya dapat terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan sekalipun harganya relatif lebih mahal.