Category Archives

2 Articles

Membangun Rumah di Lokasi Rawan Banjir, Mungkinkah?

rumah banjirSulitnya mencari lokasi rumah yang pas karena padatnya bangunan penduduk membuat orang-orang kerap mendapatkan lokasi bangunan yang tidak sesuai harapan, salah satunya daerah yang rawan banjir. Terutama di daerah perkotaan, banjir sudah menjadi langganan pada saat musim hujan. Apalagi jika membeli bangunan rumah dengan modal yang pas-pasan, tentu relatif sulit mendapat lokasi yang cocok untuk membangun rumah, misal letaknya strategis, tempatnya aman dari bencana alam, lingkungannya asri, dan lain sebagainya. Namun apalah daya, yang namanya bencana tidak dapat dihindari dan hanya cara yang tepat mulai dari pembangunan kemungkinan masalah ini bisa disiasati. Jika Anda juga mengalami perkara yang sama, masih ragu-ragu untuk membangun rumah di lokasi yang Anda beli karena rawan banjir, Anda bisa gunakan cara di bawah ini untuk menyiasatinya:

Usahakan agar pondasi bangunan berukuran tinggi

Sebelum membangun rumah, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu berapa ketinggian banjir yang biasanya melanda. Perihal ini bisa Anda tanyakan pada warga setempat, dengan demikian Anda bisa merancang ketinggian bangunan yang akan didirikan agar genangan air tidak masuk ke dalam rumah. Dengan kata lain, ukuran pondasi bangunan rumah yang didirikan harus lebih tinggi dari pada genangan banjir. Tidak apa menggunakan biaya lebih mahal asalkan bangunan yang didirikan dapat memenuhi harapan. Ingat, pondasi bangunan sangat memungkinkan untuk menyiasati banjir agar rumah tidak mudah rusak. Oleh karena itu, ketahui terlebih dahulu berapa ketinggian banjir supaya pondasi pembangunan rumah dapat terencana dengan baik.

Upayakan menanam tumbuhan hijau di halaman rumah

Tumbuhan hijau dapat membantu menyerap air lebih cepat. Itulah sebabnya, jika lokasi rumah yang ingin Anda bangun rawan banjir perlu upaya menanam tumbuhan hijau, misalnya tanaman hias pohon cemara, beringin, bamboo palm, rumput swis, bunga mawar, matahari, dan jenis tanaman hias lainnya. Bahkan, tumbuhan hijau seperti pepohonan menjadi alternatif untuk mencegah banjir yang sudah biasa dilakukan orang-orang pada umumnya. So, pastikan Anda juga melakukan hal ini untuk meminimalisir banjir dan mempercepat air surut. Ingat, memiliki halaman rumah yang disemen memang terlihat rapi, akan tetapi kurang mendukung untuk lokasi yang rawan banjir karena dapat menyulitkan penyerapan air ke dalam tanah, akibatnya banjir membutuhkan waktu yang lama untuk surut dan pastinya bisa menggangu aktivitas bahkan mendatang berbagai macam penyakit.

Gunakan furniture anti air

Beruntung jika banjir dapat disiasati karena pondasi bangunan yang tinggi dan tanaman hijau di lingkungan sekitar. Namun, bila ketinggian banjir sudah melebihi perkiraan sebelumnya dan masuk ke dalam rumah, maka peralatan rumah menjadi hal penting untuk diselamatkan. Supaya furniture dapat segera diamankan dengan mudah sebaiknya gunakan peralatan anti air seperti yang berasal dari aluminium, stainless steel atau juga besi tempa. Ingat, banjir tidak dapat diperkirakan dengan pasti, bisa jadi ketinggiannya jauh melebihi kejadian sebelumnya. Maka, menyelamatkan peralatan rumah termasuk salah satu hal penting yang perlu diperhitungkan agar kerugian dapat diminimalisir.

Lokasi rumah yang patut dipilih seperti aman dari bencana alam, berada dalam keramaian dan lingkungan bersih serta asri, memang relatif sulit untuk ditemukan di zaman sekarang ini. Namun bila Anda mendapat lokasi yang tidak begitu aman dari bencana, bukan berarti harus dilupakan, tapi mesti disiasati agar bisa ditempati dengan rasa aman dan nyaman. Di samping itu, untuk mengakali masalah banjir Anda juga dapat mengasuransikan rumah agar kerugian dapat teralihkan. Yang perlu dipastikan adalah biaya premi yang Anda tanggung dapat terlunasi dengan baik dalam setiap tahunnya dan tidak menghambat kebutuhan utama Anda dan keluarga.

Lokasi Penting Dipertimbangkan sebelum Membangun Rumah

by Leni 0 Comments

Bangun rumahSungguh bahagia jika sudah bisa mempunyai rumah sendiri dan tidak perlu mengontrak. Memiliki rumah sendiri terasa lebih aman dan tidak menjadi beban pikiran karena harus membayar biaya sewa dalam setiap tahun. Bahkan, bila dibandingkan dengan mengontrak, rasanya biaya yang dikeluarkan jumlahnya lebih banyak dan mahal ketimbang membangun sendiri atau membeli. Jika Anda berminat memiliki rumah antara membangun dan membeli, tidak ada salahnya bila dipertimbangkan untuk membangun saja dari awal. Sebab, dengan membangun Anda bisa menentukan sendiri desain interior dan eksterior rumah, luas dan tinggi ruangan, dan lain-lain. Tentunya lebih menyenangkan, bukan? Dalam membangun rumah, lokasi menjadi salah satu hal utama yang perlu dipertimbangkan secara matang-matang. Berikut tiga alasannya:

Menghindari mahalnya biaya bangun rumah

Jika lokasi bangunan rumah yang Anda dapatkan daerahnya rawan bencana alam seperti gempa atau banjir, kemungkinan besar membutuhkan biaya yang lebih tinggi dalam pembangunan biasa. Contoh untuk lokasi rawan banjir, pondasinya harus berukuran tinggi dan ini membutuhkan batu, semen, serta pasir lebih banyak dibandingkan rumah yang pondasinya sedang. Dengan kata lain, lokasi yang pas seperti aman dari banjir sangat memungkinkan untuk mengurangi mahalnya biaya bangun rumah. Terlebih bila dana yang dipersiapkan jumlahnya pas-pasan, tentu harus benar-benar disesuaikan agar pembanguan dapat berjalan dengan lancar dan tidak terhambat. Ingat jangan sembarang membangun rumah, bila tidak sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar tidak menutup kemungkinan rumah bakal cepat rusak dan harus dilakukan renovasi supaya dapat dimanfaatkan kembali sebagaimana mestinya.

Meminimalisir berbagai bentuk kerugian

Seperti yang terdapat pada uraian di atas bahwa bila lokasi rumah kurang pas yang bukan tidak mungkin kerap dilakukan renovasi, baik itu karena banjir, angin puting beliung, ataupun gempa, tentunya membutuhkan biaya lebih besar dan waktu yang cukup lama sehingga harus mencari tempat mengungsi terlebih dahulu. Namun bila lokasi yang didapat aman dari bencana alam, pastinya bisa meminimalisir berbagai bentuk kerugian yang ada seperti halnya renovasi. Perlu diingat bahwa, jika lokasi rawan bencana alam secara musiman kemungkinan besar renovasi mesti dilakukan setiap tahun. Tentunya bisa membuat tabungan menjadi menipis bila terus-terusan dikuras untuk memperbaiki rumah.

Memberi rasa aman untuk ditempati

Jika lokasi rumah patut ditempati, seperti aman dari bencana, perampokan, dan jauh dari perihal yang dapat merugikan lainnya, pasti dapat memberi rasa aman dan nyaman untuk ditempati. Sementara bila lokasinya kurang baik karena lingkungan rawan bencana, tentu rasa was-was selalu menghampiri. Kendatipun rumah sudah diasuransikan untuk dapat mengalihkan kerugian, tetap saja ini bakal membutuhkan biaya yang besar karena harus membayar premi dalam jumlah yang lebih tinggi. Rasa aman dan nyaman menjadi perihal nomor satu yang patut diperhatikan dalam menempati rumah supaya betah. Walau rumah yang Anda bangun lokasinya strategis cocok untuk dijadikan sebagai tempat berinvestasi ataupun berwirausaha, tapi tetap saja bakal membuat kerugian yang tidak terkira bila ternyata daerahnya rawan bencana. Untuk itu, pertimbangkan lokasi bangunan yang Anda pilih dengan sebaik-baiknya agar rumah yang nantinya ditempati hasilnya bisa sesuai harapan.

Rumah merupakan aset berharga yang bahkan bisa menjadi warisan dalam sebuah keluarga. Tapi bila rumah dibangun pada lokasi yang kurang pas, seperti bencara alam tentu sangat tidak memungkinkan membuat rumah menjadi bertahan dalam waktu lama. Oleh karena itu, pilihlah lokasi yang tepat untuk membangun sebuah rumah supaya dapat terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan sekalipun harganya relatif lebih mahal.