rumah banjirSulitnya mencari lokasi rumah yang pas karena padatnya bangunan penduduk membuat orang-orang kerap mendapatkan lokasi bangunan yang tidak sesuai harapan, salah satunya daerah yang rawan banjir. Terutama di daerah perkotaan, banjir sudah menjadi langganan pada saat musim hujan. Apalagi jika membeli bangunan rumah dengan modal yang pas-pasan, tentu relatif sulit mendapat lokasi yang cocok untuk membangun rumah, misal letaknya strategis, tempatnya aman dari bencana alam, lingkungannya asri, dan lain sebagainya. Namun apalah daya, yang namanya bencana tidak dapat dihindari dan hanya cara yang tepat mulai dari pembangunan kemungkinan masalah ini bisa disiasati. Jika Anda juga mengalami perkara yang sama, masih ragu-ragu untuk membangun rumah di lokasi yang Anda beli karena rawan banjir, Anda bisa gunakan cara di bawah ini untuk menyiasatinya:

Usahakan agar pondasi bangunan berukuran tinggi

Sebelum membangun rumah, pastikan Anda mengetahui terlebih dahulu berapa ketinggian banjir yang biasanya melanda. Perihal ini bisa Anda tanyakan pada warga setempat, dengan demikian Anda bisa merancang ketinggian bangunan yang akan didirikan agar genangan air tidak masuk ke dalam rumah. Dengan kata lain, ukuran pondasi bangunan rumah yang didirikan harus lebih tinggi dari pada genangan banjir. Tidak apa menggunakan biaya lebih mahal asalkan bangunan yang didirikan dapat memenuhi harapan. Ingat, pondasi bangunan sangat memungkinkan untuk menyiasati banjir agar rumah tidak mudah rusak. Oleh karena itu, ketahui terlebih dahulu berapa ketinggian banjir supaya pondasi pembangunan rumah dapat terencana dengan baik.

Upayakan menanam tumbuhan hijau di halaman rumah

Tumbuhan hijau dapat membantu menyerap air lebih cepat. Itulah sebabnya, jika lokasi rumah yang ingin Anda bangun rawan banjir perlu upaya menanam tumbuhan hijau, misalnya tanaman hias pohon cemara, beringin, bamboo palm, rumput swis, bunga mawar, matahari, dan jenis tanaman hias lainnya. Bahkan, tumbuhan hijau seperti pepohonan menjadi alternatif untuk mencegah banjir yang sudah biasa dilakukan orang-orang pada umumnya. So, pastikan Anda juga melakukan hal ini untuk meminimalisir banjir dan mempercepat air surut. Ingat, memiliki halaman rumah yang disemen memang terlihat rapi, akan tetapi kurang mendukung untuk lokasi yang rawan banjir karena dapat menyulitkan penyerapan air ke dalam tanah, akibatnya banjir membutuhkan waktu yang lama untuk surut dan pastinya bisa menggangu aktivitas bahkan mendatang berbagai macam penyakit.

Gunakan furniture anti air

Beruntung jika banjir dapat disiasati karena pondasi bangunan yang tinggi dan tanaman hijau di lingkungan sekitar. Namun, bila ketinggian banjir sudah melebihi perkiraan sebelumnya dan masuk ke dalam rumah, maka peralatan rumah menjadi hal penting untuk diselamatkan. Supaya furniture dapat segera diamankan dengan mudah sebaiknya gunakan peralatan anti air seperti yang berasal dari aluminium, stainless steel atau juga besi tempa. Ingat, banjir tidak dapat diperkirakan dengan pasti, bisa jadi ketinggiannya jauh melebihi kejadian sebelumnya. Maka, menyelamatkan peralatan rumah termasuk salah satu hal penting yang perlu diperhitungkan agar kerugian dapat diminimalisir.

Lokasi rumah yang patut dipilih seperti aman dari bencana alam, berada dalam keramaian dan lingkungan bersih serta asri, memang relatif sulit untuk ditemukan di zaman sekarang ini. Namun bila Anda mendapat lokasi yang tidak begitu aman dari bencana, bukan berarti harus dilupakan, tapi mesti disiasati agar bisa ditempati dengan rasa aman dan nyaman. Di samping itu, untuk mengakali masalah banjir Anda juga dapat mengasuransikan rumah agar kerugian dapat teralihkan. Yang perlu dipastikan adalah biaya premi yang Anda tanggung dapat terlunasi dengan baik dalam setiap tahunnya dan tidak menghambat kebutuhan utama Anda dan keluarga.